indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 20.03.2012) Pasangan Hidayat Nurwahid - Didik J Rahbini Senin tengah malam memanfaatkan detik-detik penutupan dari balon atau bakal calon dari gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan berlangsung Juli mendatang. Dengan mendaftarnya pasangan terakhir ini, jumlah pasangan yang mendaftar berjumlah 6 pasang, 4 dari jalur partai politik, salah satunya Foke, incumbent dan 2 dari jalur independen.
Hidayat Nurwahid dan Didik J Rahbani yang di usung Partai Keadilan Sejahtera atau PKS menutup pendaftaran pilgub DKI Jakarta. Kedua pasangan ini datang setengah jam, menjelang penutupan yang di buka sejak tanggal 13 hingga 19 Maret 2012.
Meski di usung hanya satu partai saja, namun menurut persyaratan, syah, karena dari 15 kursi yang di butuhkan sebagai syarat maju ke pilgub, PKS memiliki 18 kursi. Dengan mendaftarnya pasangan Nurwahid dan Didik J Rachbini, maka tercatat calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam pemilihan nanti, ada 4 pasangan dari parpol dan dua calon dari independen.
Sementara itu, Fauzi Bowo atau Foke dan Nachrowi akhirnya berduet mendaftarkan diri ke KPUD dengan diusung 8 partai politik. Pasangan Foke menjadi urutan kelima di detik – detik terakhir jelang penutupan pendaftaran pilgub DKI Jakarta. Pasangan Foke - Nara datang sekitar pukul sepuluh malam.
Adapun kedelapan partai politik yang mendukung pasangan Foke - Nara diantaranya Partai Demokrat, PAN, PKB, PPP, PMB, PKDI, Hanura serta PDS pimpinan Sahrianta Tarigan. Dan Foke yakin bisa menang kembali dalam pemilihan mendatang.
Dan berikut ini 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan ikut dalam pemilihan nanti adalah, dua pasangan dari jalur independen.
Faisal Basrie dan Biem Benyamin. Dan Hendarji Supanji dan Ahmad Riza Patria. 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur maju melalui jalur partai politik. Mereka adalah Alex Noerdin dan Nono Sampono yang dicalonkan Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Damai Sejahtera. Kemudian, pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli yang diusung Partai Demokrat dan tujuh parta lainnya.
Joko Widodo dan Ahok, yang diusung PDIP dan Partai Gerindra. Joko Widodo saat ini masih menjabat Walikota Solo, dan Basuki Cahya Purnama, atau Ahok, merupakan anggota komisi dua DPR dari Partai Golkar dan pernah menjadi Bupati Belitung.
Dan yang terakhir adalah pasangan Hidayat Nurwahid dan Triwisaksana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera yang saat ini menguasai 15 kursi di DPRD. (Tim Liputan/Sup)
Sumber : http://www.indosiar.com/fokus/hidayat-nurwahid-dan-didiek-tutup-pendaftaran-pilgub-dki_94033.html
Hidayat Nurwahid dan Didik J Rahbani yang di usung Partai Keadilan Sejahtera atau PKS menutup pendaftaran pilgub DKI Jakarta. Kedua pasangan ini datang setengah jam, menjelang penutupan yang di buka sejak tanggal 13 hingga 19 Maret 2012.
Meski di usung hanya satu partai saja, namun menurut persyaratan, syah, karena dari 15 kursi yang di butuhkan sebagai syarat maju ke pilgub, PKS memiliki 18 kursi. Dengan mendaftarnya pasangan Nurwahid dan Didik J Rachbini, maka tercatat calon gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam pemilihan nanti, ada 4 pasangan dari parpol dan dua calon dari independen.
Sementara itu, Fauzi Bowo atau Foke dan Nachrowi akhirnya berduet mendaftarkan diri ke KPUD dengan diusung 8 partai politik. Pasangan Foke menjadi urutan kelima di detik – detik terakhir jelang penutupan pendaftaran pilgub DKI Jakarta. Pasangan Foke - Nara datang sekitar pukul sepuluh malam.
Adapun kedelapan partai politik yang mendukung pasangan Foke - Nara diantaranya Partai Demokrat, PAN, PKB, PPP, PMB, PKDI, Hanura serta PDS pimpinan Sahrianta Tarigan. Dan Foke yakin bisa menang kembali dalam pemilihan mendatang.
Dan berikut ini 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan ikut dalam pemilihan nanti adalah, dua pasangan dari jalur independen.
Faisal Basrie dan Biem Benyamin. Dan Hendarji Supanji dan Ahmad Riza Patria. 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur maju melalui jalur partai politik. Mereka adalah Alex Noerdin dan Nono Sampono yang dicalonkan Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Damai Sejahtera. Kemudian, pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli yang diusung Partai Demokrat dan tujuh parta lainnya.
Joko Widodo dan Ahok, yang diusung PDIP dan Partai Gerindra. Joko Widodo saat ini masih menjabat Walikota Solo, dan Basuki Cahya Purnama, atau Ahok, merupakan anggota komisi dua DPR dari Partai Golkar dan pernah menjadi Bupati Belitung.
Dan yang terakhir adalah pasangan Hidayat Nurwahid dan Triwisaksana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera yang saat ini menguasai 15 kursi di DPRD. (Tim Liputan/Sup)
Sumber : http://www.indosiar.com/fokus/hidayat-nurwahid-dan-didiek-tutup-pendaftaran-pilgub-dki_94033.html